Pohon Bakau Memerangi Kemiskinan Di Pedesaan Eritrea

Gordon Sato adalah seorang ilmuwan biologis sel. Beliau telah mendapatkan banyak penghargaan untuk hasil risetnya. Tetapi ia tidak pernah melupakan pengalamannya saat ia pertama kali mengunjungi Eritrea (Afrika) pada tahun 1985. Beliau ingin mengetahui apakah yang ia dapat lakukan untuk membantu masyarakat setempat.

Ia melihat bahwa ternak unta di daerah itu memakan dedaunan dari pohon bakau yang tumbuh di sepanjang pesisir. Kemudian ia menanam banyak pohon bakau agar dapat digunakan menjadi pakan ternak. Tetapi semua pohon baru itu langsung mati.

Beliau lalu mengamati pohon-pohon bakau yang tumbuh secara alami. Ternyata pohon-pohon ini juga mendapatkan pasokan air tawar. Air tawar ini lah yang mengandung mineral-mineral yang tidak terdapat pada air laut.

“Saya pergi ke daerah yang telah saya tanami pohon bakau dan ternyata semuanya mati, lalu saya menanam beberapa ribu pohon kembali dengan menambahkan nitrogen, phosphorus dan zat besi. Sekarang mereka tumbuh dengan bagus dan terus bertumbuh selama lebih dari 10 tahun. Mereka telah menjadi pohon-pohon yang besar.”

Gordon Sato menemukan cara untuk menyediakan tambahan zat mineral dengan menempatkan kantung-kantung plastik kecil berisi nitrogen, phosphorus dan zat besi pada dasar tiap pohon. Tiap kantung lalu dilubangi kecil-kecil.

Kaum wanita dari desa Hargigo juga telah memberi makan ternak domba dan kambing mereka dengan dedaunan dari pohon bakau. Namun binatang-binatang tersebut ternyata tidak menghasilkan cukup susu untuk bayi mereka.

Gordon Sato lalu menyarankan kepada para warga desa tersebut untuk menggiling sisa ikan yang telah mereka makan dan menambahkannya pada dedaunan pakan ternak. Ini merupakan tambahan protein bagi ternak agar mereka dapat memproduksi lebih banyak susu.

Sekarang, terdapat lebih dari 1 juta pohon bakau yang tumbuh di sekitar desa tersebut.

Gardon Sato juga telah memulai membuat suatu kebun besar di Mauritania untuk menanam lebih banyak lagi pohon bakau.

December 17 nanti adalah ulang tahun beliau yang ke-85, dan ia masih mencari proyek-proyek baru yang dapat ia kerjakan dan cara-cara untuk mendanai proyek-proyek tersebut.

“Anda tidak harus brilian untuk melakukan suatu pekerjaan yang berguna. Yang harus Anda miliki adalah sedikit kecerdasan dan tekad, maka anda akan memberikan kontribusi bagi dunia ini.”

Sumber: VOAnews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s