Ekowisata Mangrove Wonorejo

Surabaya patut berbangga karena memiliki Hutan Mangrove Wonorejo, Rungkut. Bozem Wonorejo, di Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya), yang masih dalam tahap pengembangan oleh pemerintah kota ini, selain difungsikan sebagai bendungan juga dapat dimanfaatkan sebagai wisata air dan ekowisata. Ketua pengelola tempat ekowisata mangrove, Joko Suwondo, mengatakan tempat ini memiliki potensi besar untuk menarik pengunjung datang berwisata pantai dan wisata hutan bakau yang ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan mangrove. “Pengunjung juga dimanjakan dengan keindahan pemandangan panorama pantai dan eksotisnya flora dan fauna yang dapat dlihat secara langsung saat berada di joglo yang berada di tengah pantai. Selain itu, beberapa populasi monyet ekor panjang juga masih sesekali tampak di sela-sela rerimbunan pohon,” terangnya.

Foto: Sigoese

Di sisi lain, keberadaan hutan mangrove menjadi habitat bagi 148 jenis burung, termasuk puluhan burung migran dan burung yang dilindungi, seperti Bubut Jawa, Raja udang, Kuntul, Pecuk ular, Gajahan, Trinil dan jenis lainnya. Selain kera ekor panjang, juga ada ratusan jenis serangga.

Bagi wisatawan bisa diajak naik perahu dari sisi bozem Wonorejo, menyusuri sungai sampai ke muara untuk melihat keindahan mangrove yang eksotik berikut flora dan fauna tersebut. Setelah berkeliling menikmati pemandangan, wisatawan bisa beristirahat di gazebo yang menghadap pantai.

Di titik ini, wisatawan akan dijamu dengan kuliner khas Wonorejo yaitu minuman buah kelapa muda dilengkapi dengan menu makanan Bandeng Bakar Lempung lengkap dengan sambel kacang kecap, Bandeng Sumpit (boneless) dan kare kepiting.

Dus, ekowisata mangrove Wonorejo ini pun menjadi satu diantara dua kawasan mangrove di Indonesia yang bakal dijadikan percontohan dalam proyek Mangrove Ecosystem Conservation and Sustainable Use (MECS). Proyek tersebut merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Untuk memasuki kawasan ekowisata ini, biaya parkir motor sebesar Rp. 3.000. Harga tiket penyeberangan perahu PP dari dermaga keberangkatan menuju dermaga mangrove adalah Rp. 25.000 untuk dewasa dan Rp. 15.000 untuk anak-anak. Di sekitar dermaga keberangkatan ini terdapat fasilitas toilet, musholla, serta beberapa pedagang makanan dan minuman.

Foto: Sigoese

Untuk informasi lebih lengkap, hubungi:
Kantor Ekowisata Mangrove Wonorejo
Jl. Raya Wonorejo No. 1 Rungkut
Surabaya
Telp. (031) 8796880, 0812 3285 523.
Website Ekowisata Mangrove Wonorejo

Sumber: JawaTimur blog, Sigoese

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s