Taman Wisata Alam Hutan Bakau Kapuk

Bagi warga Jakarta, biasanya kawasan mal dan tempat wisata seperti Ancol, Kebun Binatang Ragunan dan Taman Mini menjadi tempat berlibur dan akhir pekan. Bosan dengan tujuan wisata yang itu-itu saja? Bagaimana dengan wisata alam? Sebenarnya Jakarta memiliki sejumlah spot wisata yang menarik. Salah satunya adalah Hutan Mangrove di daerah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara. Bisa berjalan-jalan bersama-sama dan menghirup udara segar diantara alam yang asri dan tenang.


Foto: Kionk

Hutan Mangrove atau hutan bakau ini dilindungi sebagai Suaka Margasatwa Muara Angke (yang terletak di Kelurahan Administrasi Kapuk Muara). Suaka Margasatwa Muara Angke telah dilindungi sejak pemerintahan Hindia Belanda pada 17 Juni 1939, seluas 15,04 ha. Namun, karena ulah tangan-tangan jahat manusia dan aktivitas ilegal perusahaan, hutan ini pun hancur.

Sadar kawasan ini memiliki potensi wisata yang cukup besar, hutan bakau ini pun dilestarikan kembali. Luasnya hutan itu kini diperluas hingga mencapai 340 hektar. Tak hanya menjual keindahan alam dan sejuknya angin sepoi yang berhembus, kawasan ini juga dihuni sekitar 91 spesies burung, yakni 28 spesies burung air dan 63 spesies burung hutan.

Burung-burung itu bisa kita temui dengan mudah di hutan bakau itu. Burung itu tampak lincah berpindah dari satu pohon ke pohon lain. Di tempat ini ada sekitar 1,5 juta pohon yang ditanam. Berbagai burung yang bisa kita temukan di tempat ini seperti burung Sikatan Bakau (Cyornis rufigastra), Prenjak Jawa (Prinia familiaris), Cerek Jawa (Charadrius javanicus). Bahkan, tempat ini juga menjadi habitat terakhir Bubut Jawa (Centropus nigrorufous), dan Bangau Bluwok (Mycteria cinerea). Bahkan beberapa jenis burung yang hidup di sana merupakan burung langka yang hampir dan harus dilindungi.

Foto: Kionk

Tak hanya menemukan burung, di rawa bakau ini kita juga bisa menemukan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). Mereka hidup berkelompok. Namun, Anda harus ekstra hati-hati karena monyet-monyet ini kadang suka menghampiri secara tiba-tiba. Karena kawasan ini cukup lembab, spesies reptilia seperti ular Sanca, Biawak, ular Kobra, ular Cincin Mas ular Air juga dengan mudah kita temukan di tempat itu. Keindahan tempat ini bisa dinikmati sambil menyusuri jembatan kayu di atas rawa yang dikelilingi hutan bakau.

Meski cuaca di tempat ini cukup menyengat terlebih pada siang hari, dipastikan Anda tidak akan rugi jika menyempatkan diri berkunjung ke sana. Jangan lupa bawa topi, payung, sunblock dan obat anti nyamuk. Di tempat ini, anda bisa melupakan kepenatan Jakarta yang sehari-hari dihadapkan dengan polusi dan kemacetan.

Aktifitas yang bisa dilakukan di Taman Wisata Alam ini adalah:

  1. Wisata Air
    Naik perahu dengan kapasitas 6 orang dengan biaya Rp 150.000,00 – Rp 200.000,00. Ada juga parahu kano dengan biaya Rp 50.000,00 selama 45 menit.
  2. Pemotretan
    Apabila pemotretan dengan menggunakan kamera saku atau profesional (DSLR) maka akan dikenakan biaya Rp 500.000,00. Tapi kalau menggunakan kamera di HP tentu saja gratis 🙂
  3. Camping
    Gubuk-gubuk mungil yang sudah dilengkapi dengan kasur. Tersedia fasilitas toilet juga. Biayanya sekitar Rp 300.000,00 per malam (2 orang) sudah termasuk sarapan pagi.
  4. Penginapan, pondok alam dan rekreasi keluarga
    Bila ingin menginap bersama keluarga, minimal Rp 1.300.000,00 per malam dengan di dalam pondok dengan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi shower, ruangan ber-AC, dan termasuk makan pagi untuk 4 orang (Pondok Alam Rhizopora 1,2,3)
  5. Penanaman mangrove
    Dengan biaya Rp 150.000 per orang, bisa mendapatkan satu kaos, makan siang, dan 2 pohon bibit mangrove
  6. Penanaman nostalgia
    Dengan biaya Rp 500.000,00 per orang, bisa mendapatkan 1 kaos, 1 pohon bibit mangrove, dan papan nama.

Lokasi Taman Wisata Alam ini berada di dalam Pantai Indah Kapuk. Pintu masuknya tak jauh dari kompleks ruko Mediterania Niaga. Cara mencapai ke tempat ini mencapai ke tempat ini, Anda bisa masuk menggunakan Tol Sedyatmo, Pantai Indah Kapuk (PIK). Atau bisa juga dari arah Pluit, keluar ke Muara Karang, lalu masuk ke Pantai Indah Kapuk (PIK).

Source: Menikmati sejuknya Jakarta di hutan bakau Kapuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s